AGEN JUDI BOLA ONLINE TERPERCAYA BANDAR TARUHAN MALLBET | Mallbet Agen Bola Online Terbesar Terpercaya No1 di Indonesia, Agen Judi Bola, Bandar Taruhan Bola, Agen Sbobet, Agen Sportsbook , Situs Judi Taruhan Lengkap | Agen Judi Bola,Judi Online,Judi Bola,Togel Online,Situs Judi,Situs Bola,Situs Judi Terbesar,Situs Judi Terpercaya,Situs Bola Terpercaya,Agen Judi,Agen Judi Terpercaya,Agen Bola Terpercaya,
Mallbet.com

Link Alternatif : KejuaraanDunia.com | Mallbet.com | Kokbola.com

Mallbet | Agen Betting Online Terpercaya No 1

MAN OF THE MATCH PRANCIS 2-0 ALBANIA: DIMITRI PAYET

Mau dikata apa lagi, Payet memang tampil mengesankan di dua laga terakhir bersama Prancis. Gelar pemain terbaik di laga melawan Albania rasanya tepat diberikan untuknya.

Dua pertandingan, dua gol dan dua kali penghargaan Man Of The Match. Apakah semua itu berlebihan untuk Dimitri Payet?

Sepertinya tidak. Apa yang disuguhkan pemain West Ham United tersebut membuatnya pantas mendapat penghargaan tersebut karena memang kualitas yang ditunjukkan di atas rata-rata pemain lain.

Jika di laga melawan Rumania Payet melesakkan satu assist dan satu gol cantik, di partai melawan Albania, pemain yang kini menjadi buruan banyak klub papan atas Eropa itu pun juga melesakkan satu gol yang tak kalah indahnya.

Di penghujung laga, usai menerima bola dari Andre Pierre-Gignac, Payet mengontrol bola dengan baik, melakukan gerakan kecohan untuk menipu pemain belakang Albania sebelum kemudian melepas tendangan melengkung yang gagal dihentikan kiper lawan.

Gol tersebut menjadi penentu kemenangan 2-0 Prancis atas Albania, sekaligus menempatkan Les Bleus melangkah ke babak berikutnya di Euro 2016.

Prancis tinggal mencari posisi apakah akan menjadi juara grup atau runner up Grup A dengan laga terakhir melawan Swiss, yang saat ini menempati urutan kedua dengan empat poin.

Kembali ke Payet, secara keseluruhan pemain tengah West Ham itu menampilkan performa yang ciamik. Menjadi motor serangan Prancis sejak garis tengah lapangan, umpan demi umpan terus dilakukannya untuk membuka peluang rekannya menjebol gawang Albania.

Tercatat, 41 umpan dilakukan Payet di pertandingan itu, 17 umpan silang dan enam kans mencetak gol berhasil diciptakannya. Hanya karena kekurangberuntungan saja yang membuat Prancis tak juga bisa menjebol gawang Albania sebelum akhirnya sundulan Antoine Griezmann di akhir laga memecah kebuntuan.

Payet juga tiga kali melakukan take-ons, juga tiga kali mencoba peruntungan melepas tendangan ke arah gawang, sebelum akhirnya sukses di percobaan terakhir.

Bersama Payet, yang berada di performa terbaiknya, Prancis mungkin boleh bermimpi untuk bisa melangkah jauh di turnamen Euro 2016 ini.

Share This !
Show Buttons
Hide Buttons