AGEN JUDI BOLA ONLINE TERPERCAYA BANDAR TARUHAN MALLBET | Mallbet Agen Bola Online Terbesar Terpercaya No1 di Indonesia, Agen Judi Bola, Bandar Taruhan Bola, Agen Sbobet, Agen Sportsbook , Situs Judi Taruhan Lengkap | Agen Judi Bola,Judi Online,Judi Bola,Togel Online,Situs Judi,Situs Bola,Situs Judi Terbesar,Situs Judi Terpercaya,Situs Bola Terpercaya,Agen Judi,Agen Judi Terpercaya,Agen Bola Terpercaya,
Mallbet.com

Link Alternatif : KejuaraanDunia.com | Mallbet.com | Kokbola.com

Mallbet | Agen Betting Online Terpercaya No 1

LAPORAN PERTANDINGAN: SWISS 0-0 PRANCIS

Hasil imbang tanpa gol yang berlangsung di Lille sudah cukup mengantarkan Prancis dan Swiss lolos menuju fase gugur Euro tahun ini.

Prancis sukses melangkah menuju babak 16 besar dengan menyandang status sebagai juara Grup A gelaran Euro 2016 kendati hanya bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Swiss di Stade Pierre-Mauroy, Senin (20/6) dini hari WIB.

Duel yang memperebutkan posisi puncak klasemen Grup A ini diawali Prancis dengan rotasi skuat, Antoine Griezmann dan Paul Pogba kembali menjadi starter sedangkan Dimitri Payet di bangku cadangan. Sementara Swiss tetap mengandalkan susunan skuat terbaik mereka.

Laga yang diwarnai dengan penampilan ke-54 Hugo Lloris sebagai kapten Les Belus sekaligus menyamai catatan Didier Deschamps, langsung dibuka dengan peragaan menyerang kedua tim. Menit kedelapan, Fabian Schar menyambut tendangan bebas Xherdan Shaqiri, sayang bola yang melintas di depan Johan Djourou gagal dioptimalkan.

Tiga peluang beruntun didapat Paul Pogba untuk bisa membuka keunggulan Prancis, namun ketiganya tak membuahkan hasil. Salah satunya yang terbaik datang pada menit ke-17, dari garis tengah lapangan bintang Juventus itu menggiring bola dan kemudian melepaskan tembakan kaki kiri keras yang menerpa mistar gawang.

Jual beli serangan terus berlanjut hingga pertengahan babak pertama. Kecepatan Kinglsey Coman yang menusuk dari kanan kerap merepotkan pertahanan Swiss, sementara sebaliknya pasukan Vladimir Petkovic tak ketinggalan beraksi mengandalkan pergerakan dinamis Breel Embolo dan Blerim Dzemaili. Paruh pertama ditutup tanpa gol.

Paruh kedua permainan langsung dibuka dengan upaya serangan Swiss, melalui aksi Shaqiri yang bergerak dari sisi kanan dan melepaskan tembakan keras namun diblok Laurent Koscielny. Balasan dilancarkan Prancis lewat ancaman Griezmann, akan tetapi peluang pada menit ke-57 itu dimentahkan Yann Sommer.

Sempat diwarnai dengan kejadian pecahnya bola akibat rebutan antara Griezmann dan Valon Behrami. Serangan demi serangan terus dibangun dan saling dilancarkan kedua kesebelasan, hanya saja penyelesaian akhir tak optimal membuat kedudukan imbang terjaga hingga pertengahan babak kedua.

Deschamps melakukan perubahan pada komposisi skuatnya dengan memasukkan Payet, kepercayaan sang pelatih nyaris dibayar tuntas bintang West Ham United itu pada menit ke-75. Umpan silang Moussa Sissoko mampu disambar Payet yang berdiri bebas di sisi kiri dan bisa saja memecah kebuntuan andai sambaran kerasnya tak menerpa mistar gawang.

Memasuki 15 menit akhir laga, intensitas serangan Prancis semakin meningkat. Hadirnya Payet memberikan angin segar bagi barisan depan. Terdapat momen unik lainnya di laga kali ini, yakni ketika Granit Xhaka diharuskan mengganti kostum yang dikenakannya usai robek lebar pada bagian punggung.

Tiga menit sebelum permainan berakhir, Prancis mendapat kesempatan untuk memecah kebuntuan, akan tetapi eksekusi tendangan bebas Payet tak mampu mengarah ke sasaran. Hingga wasit meniup peluit panjang, hasil imbang tak menggoyahkan satus Prancis sebagai juara Grup A.

Share This !
Show Buttons
Hide Buttons