AGEN JUDI BOLA ONLINE TERPERCAYA BANDAR TARUHAN MALLBET | Mallbet Agen Bola Online Terbesar Terpercaya No1 di Indonesia, Agen Judi Bola, Bandar Taruhan Bola, Agen Sbobet, Agen Sportsbook , Situs Judi Taruhan Lengkap | Agen Judi Bola,Judi Online,Judi Bola,Togel Online,Situs Judi,Situs Bola,Situs Judi Terbesar,Situs Judi Terpercaya,Situs Bola Terpercaya,Agen Judi,Agen Judi Terpercaya,Agen Bola Terpercaya,
Mallbet.com

Link Alternatif : KejuaraanDunia.com | Mallbet.com | Kokbola.com

Mallbet | Agen Betting Online Terpercaya No 1

MVP ITALIA 2-0 SPANYOL: GIORGIO CHIELLINI

Tak hanya tangguh dalam bertahan, Chiellini turut serta dalam kontruksi serangan, bahkan mencetak gol pembuka kemenangan Italia.

Italia memastikan satu tiket ke perempat-final Euro 2016 lewat kemenangan 2-0 atas Spanyol, Selasa (28/6) dini hari WIB, di Stade de France. Giorgio Chiellini membuka keunggulan di babak pertama, lalu Graziano Pelle mengamankan kelolosan Azzurri lewat sepakan voli ciamik. Adapun pertahanan menjadi kunci dalam pertandingan ini dan Chiellini layak dinobatkan sebagai Man of the Match Goal Indonesia.

Antonio Conte tentu memegang peran penting dalam kemenangan Azzurri. Formasi 3-5-2 yang dipersenjatai dengan pressing ketat dan transisi membuat para gelandang Spanyol mati kutu. Andres Iniesta yang menjadi otak permainan bahkan tidak diberi kesempatan bernapas. Setiap kali membawa bola, El cerebro langsung dikepung dua hingga tiga pemain Italia.

Chiellini nyaris hadir dalam setiap situasi itu. Sang bek tengah tidak hanya duduk manis di kotak penalti, namun turut membaca alur permainan. Jika memang dibutuhkan, ia takkan segan-segan keluar dari sarang dan memotong jalur bola menuju Iniesta atau David Silva. Tentu saja Chiellini bisa melakukannya dengan tenang karena Andrea Barzagli dan Leonardo Bonucci selalu siaga di belakang.

Kegemilangan Chiellini tak berhenti sampai di situ. Di paruh pertama, terlihat bagaimana bek Juventus itu memiliki inisiatif menyerang. Ketika berhasil merebut bola dari kaki gelandang Spanyol, ia tidak langsung membuang bola. Sebaliknya, Chiellini justru berlari ke depan untuk membangun serangan balik cepat dan melancarkan aliran bola pada Eder.

Adapun puncak permainan Chiellini terkulminasi dalam gol pembuka Azzurri ke gawang Spanyol. David de Gea boleh saja melakukan deretan aksi gemilang, tapi ia melakukan dua kesalahan fatal. Kesalahan pertama adalah pengaturan pagar betis yang tidak menutup jalur tembakan. Kedua, penjaga gawang itu gagal mengantisipasi sepakan bebas Eder. Bola muntah inilah yang dieksploitasi oleh Chiellini.

Bola yang gagal ditangkap oleh De Gea itu menggelinding di depan wajah sang kiper. Emanuele Giaccherini menyambarnya, tapi De Gea mampu menghalangi jalur lari sang winger. Bola ternyata memantul ke hadapan Chiellini dan dengan mudah bek gaek itu menyarangkannya ke gawang La Furia Roja di menit ke-33.

Spanyol sedikit mendapatkan harapan di paruh kedua. Masuknya Aritz Aduriz dan Lucas Vazquez menghadirkan deretan peluang. Adapun Chiellini terlalu tangguh bagi La Roja, apalagi ketika didukung oleh bek kelas dunia macam Bonucci – Barzagli, sampai penjaga gawang legendaris Gianluigi Buffon. Gawang Italia seperti tembok baja yang kebal tembakan.

Lalu, datanglah momen pembunuh di menit ke-90. Matteo Darmian memanfaatkan serangan balik dan berlari menyisir sayap kanan. Wing-back Italia itu melepaskan umpan silang, mampu dibelokkan oleh Gerard Pique, tapi Pelle sudah berada di posisi nyaman untuk menembak. Penyerang Southampton itu langsung melepaskan tendangan voli yang menghempaskan Spanyol keluar dari Prancis.

Antonio Conte layak mendapat apresiasi khusus atas kemenangan krusial ini, tapi peran Giorgio Chiellini layak menjadikannya MVP.

Share This !
Show Buttons
Hide Buttons