Demi Juve, Buffon menolak tawaran Dari Barcelona

Written by Author on . Posted in Liga Italia, News, Uncategorized

Penjaga gawang Gianluigi Buffon rupanya sudah  pernah melakukan penolakan terhadap tawaran yang diajukan oleh Barcelona. Saat itu, Buffon telah menolak Barca karena sudah sepakat bergabung dengan Juventus.

Dikutip dari El Mundo Deportivo, momen tersebut terjadi pada tahun 2001 silam.

Saat itu, Buffon masih bermain untuk tim AC Parma. Pada akhir musim, Buffon memang sedang mengevaluasi masa depannya dan berniat untuk meninggalkan Parma. Beberapa klub juga tertarik untuk memakai dirinya.

Barca mengirimkan utusan mereka langsung ke Italia untuk bertemu dengan Buffon. Delegasi Barca pun mampu menemui dan berbicara langsung dengan kiper Timnas Italia. Tapi, mereka harus pulang ke Barca tanpa membawa hasil.

Saya meminta maaf, terima kasih atas tawaran yang sudah diberikan. Tapi, saya sudah mencapai kesepakatan dengan Juventus,” kata Buffon pada perwakilan Barca saat itu.

Dalam laporan tersebut, Buffon juga disebut sempat menitipkan sebuah kartu pos untuk jajaran direksi Barca. Saat itu, Buffon menulis dalam kartu pos tersebut sebuah ucapan: “Dengan segala rasa cinta saya pada Presiden Joan Gaspart [Presiden Barca saat itu]”.

Buffon, yang saat itu masih berusia 23 tahun, pada akhirnya memang bergabung dengan Juve. Bahkan, masih bertahan hingga saat ini. Kabar lain menyebut jika Buffon bergabung ke Juve dan menolak Barca karena atas saran dari ayahnya.

Luapan Ekspresi Immobile Setelah Bawa Lazio Juarai Piala Super Italia

Written by AlamiBola on . Posted in Liga Italia, News

Lazio menang dramatis 3-2 atas Juventus dalam laga Piala Super Italia 2017 di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (13/8/2017).

Gol Lazio dicetak oleh Ciro Immobile (menit ke-32, 54′) dan Alessandro Murgia (90+3′).

Adapun gol Juventus datang dari tendangan Paulo Dybala (85′) dan sepakannya via titik putih (90+1′).

Ciro Immobile, yang mencetak dua gol untuk membawa Lazio memenangi Piala Super Italia keempat sepanjang sejarah mereka, mengaku tak bisa menahan air matanya ketika peluit panjang dibunyikan.

“Saya kesulitan menahan semua emosi saya saat ini,” ujar Immobile kepada radio Lazio Style seperti dilansir oleh BolaSport.com.

“Tim ini benar-benar memberikan segalanya,” kata Immobile memuji rekan-rekan setimnya.

Immobile mengatakan, fans Lazio pantas mendapatkan kemenangan ini sehingga ia tak kuasa meneteskan air mata ketika pertandingan berakhir.

Pemain berusia 27 tahun itu mengakui ia tak suka mendapat kekalahan dan selalu memberikan segalanya ketika bermain.

Selain itu, Immobile juga memuji staf pelatih Lazio yang ia anggap mampu mempersiapkan segala sesuatu sebelum pertandingan dengan sangat baik.

“Kami yang bermain di lapangan menafsirkan apa yang diinginkan tim pelatih dengan sempurna,” tutur pemain yang pernah membela timnas Italia sebanyak 24 kali ini.

Immobile berharap kemenangan di Piala Super Italia ini menjadi sinyal bahwa Lazio akan mengalami musim yang baik di Liga Italia 2017-2018.

AC Milan Kalah dari Real Betis, Bonucci Debut Jadi Kapten

Written by AlamiBola on . Posted in Liga Italia, News

Leonardo Bonucci ditunjuk menjadi kapten AC Milan pada laga melawan Real Betis, Rabu (9/8/2017) atau Kamis dini hari. Namun, debut dia tak berjalan manis.

AC Milan kalah 1-2 dari klub asal Spanyol itu. Gol Fabian (67′) dan penalti Antonio Sanabria (89′), hanya bisa dibalas sekali oleh Andre Silva dari titik putih pada menit ke-75.

Pada laga tersebut, Bonucci ditunjuk menjadi kapten AC Milan. Sebuah hal mengejutkan karena mantan pemain Juventus itu adalah pemain baru.

Konsorsium pemilik baru AC Milan memang menginginkan ada kapten baru yang menggantikan Riccardo Montolivo.

Kebetulan Leonardo Bonucci adalah pemain yang paling menonjol dalam hal raihan prestasi di antara anggota skuat AC Milan saat ini.

Bonucci meraih enam scudetto secara beruntun ketika memperkuat Juventus.

Pemain dengan profil seperti ini memang dibutuhkan oleh AC Milan dalam upayanya kembali bangkit menjadi klub top Italia dan Eropa.

Bonucci bisa diharapkan mampu menularkan mental juara kepada pemain AC Milan yang lain.

Rumor itu akhirnya menjadi kenyataan. Leonardo Bonucci resmi mengenakan ban kapten dalam uji coba melawan Real Betis, Rabu (9/8) di Stadion Angelo Massimino, Catania. Milan kalah dengan skor 1-2.

Laga itu adalah partai pertama ketika Bonucci menjadi starter dengan mengenakan kostum AC Milan.

Sebelum ini, Bonucci hanya sempat tampil sekali dalam uji coba pramusim AC Milan.

Dia masuk menggantikan Cristian Zapata pada menit ke-62 partai melawan Bayern Muenchen (22/7/2017).

Artinya, Leonardo Bonucci hanya butuh waktu 28 menit mengenakan kostum AC Milan sebelum dinobatkan sebagai kapten tim.

Durasi itu luar biasa cepat. Sebagai perbandingan, Riccardo Montolivo sudah termasuk cepat dinobatkan sebagai kapten AC Milan.

Bergabung pada 2012-13, Montolivo sudah dipercaya menjadi kapten setahun kemudian.

Tapi, Riccardo Montolivo tetap membutuhkan waktu 2.702 menit bermain di Serie A 2012-13 sebelum menjadi kapten mulai musim 2013-14.

Paulo Dybala Dapat Nomor Warisan Paul Pogba

Written by AlamiBola on . Posted in Liga Italia, News

Nomor kostum10 Juventus kembali bertuan. Namun, sosok terpilih merupakan antitesis dari sejumlah pengguna sebelumnya.

Adalah Paulo Dybala yang mendapatkan kehormatan mengenakan angka keramat tersebut.

Dia diberikan kesempatan untuk mengganti nomor 21 yang telah dikenakan dalam dua musim terakhir.

“Sempat digunakan pemain hebat seperti Omar Sivori, Michel Platini, Roberto Baggio, dan Alessandro Del Piero, nomor 10 kini menjadi giliran Paulo Dybala,” demikian tertulis di situs resmi klub, Rabu (9/8/2017).

Melihat karakteristik dan kualitas, Dybala mungkin memiliki kepantasan untuk menjadi suksesor para legenda.

Dia mampu menjadi menjadi pusat kreativitas di belakang striker utama seperti Sivori, Platini, Baggio, atau Del Piero.

Sebagai penopang Gonzalo Higuain, Dybala tampil tajam dengan catatan 19 gol dan sembilan assist pada berbagai ajang musim 2016-2017.

Cuma, ada perbedaan signifikan di antara Dybala dibandingkan sejumlah pengguna terakhir.

Coba batasi dalam era 1990-an. Kurun tersebut, nomor tersebut dikenakan oleh Roberto Baggio, Vladimir Jugovic, Alessandro Del Piero, dan Carlos Tevez.

Tak satu pun dari mereka berkaki kidal seperti Dybala.

Baggio, Jugovic, dan Tevez mengandalkan kaki kanan. Del Piero dan Pogba memiliki kefasihan menggunakan kaki kiri, tetapi kaki kanan tetap lebih dominan.

Ditarik mundur jauh ke belakang lagi, ada Sivori sebagai pemain ikonis berkaki kidal di Juventus.

Permainan Sivori memang terpusat di kaki kiri, tetapi tidak melulu. Sivori mampu mencetak gol dengan kaki kanan atau bahkan kepala meskipun tubuhnya mungil.

Sebaliknya, Dybala adalah pemain kidal murni.

Pemain asal Argentina itu mencetak sebelas gol Serie A, kasta pertama Liga Italia, hanya via satu sumber, kaki kiri.

Berbekal catatan itu, Dybala pun menjadi pemain kidal paling tajam di Liga Italia musim lalu.

AC Milan Menginginkan Diego Costa, Kalinic, dan Aubameyang

Written by AlamiBola on . Posted in Liga Italia, News

Direktur olahraga AC Milan, Massimiliano Mirabelli, memberikan konfirmasi soal striker incaran klub. Dia mengatakan bahwa Rossoneri memiliki tiga pilihan dalam diri Nikola Kalinic, Diego Costa dan Pierre-Emerick Aubameyang.

Selama bursa transfer musim panas ini, Milan sudah menggelontorkan dana 210 juta euro (sekitar Rp 3,287 triliun) untuk mendatangkan 10 pemain. Striker Andre Silva yang diboyong dari FC Porto termasuk muka baru yang hadir di San Siro.

Meskipun demikian, Milan belum puas dengan hasil belanja tersebut. Pelatih Vincenzo Montella masih menginginkan tambahan satu striker karena Carlos Bacca tidak masuk di dalam rencana untuk musim baru. Itu artinya, hanya Andre Silva yang menjadi andalan di lini depan.

“Aubameyang akan menjadi takdir: dia adalah pemain pertama yang saya saksikan secara langsung, juga termasuk pantauan pertamaku,” ujar Mirabelli kepada QS.

“Striker baru? Kami sedang berusaha mendapatkannya dan kami tidak bisa memungkiri Kalinic dan Diego Costa ada di dalam daftar buruan.”

Dia juga mengakui bahwa kasus Gianluigi Donnarumma menjadi titik balik Milan. Rossoneri sempat merasa terpuruk ketika kiper berusia 18 tahun ini menolak memperbarui kontrak sebelum dia berubah pendirian dan siap melanjutkan kiprahnya di San Siro.

Donnarumma menandatangani kontrak baru pada 11 Juli 2017. Ini membuat kiper internasional Italia tersebut akan tetap berkostum Milan hingga Juni 2021.

About MamiBet.net

MamiBet.net adalah Situs yang menyediakan berbagai Permainan Judi Online Uang Asli di Indonesia yang Aman dan Terpercaya dengan beragam Bonus dan Promo Menarik, dan juga dilayani oleh Customer Service yang ramah dan Professional serta Fast Response 24/7 Non-Stop, dan Situs kami juga memproses Deposit dan Withdraw dengan cepat, Di samping itu kami juga memberikan jaminan keamanan, dan privasi setiap data User ID seluruh Member.